17.3.12

Panti Wredha

Pernah berfikir tentang masa tua gak? Mau di habiskan dimana? Dengan siapa? Bagaimana?
Aku pribadi sih gak pernah mikirin itu, belum mau tepatnya. Karena hidup itu terus berhembus seperti angin, naik dan turun ( kalau air turun terus kalee, kan udah fitrah nya mencari tempat yang lebih rendah)
Sampailah pada 3 minggu kemarin, memulai tahun profesi dengan stase geriatrik.

2 minggu berkumpul dengan para eyang-eyang di panti wredha,,, cerita yang mereka miliki hampir serupa.
Terdampar di panti wredha karena sudah tidak ada yang mengurus. Tidak punya anak, suami sudah pergi mendahului, sedangkan keponakan dan saudara tidak dapat mengurus mereka karena punya kesibukan hidup sendiri. Atau memiliki anak namun tidak mampu untuk merawat orang tua mereka karena kemiskinan atau karena sang istri tidak mau menerima mertua mereka yang renta.Yang memiliki pensiun hidup cukup dengan pensiun mendiang suaminya setiap bulan, yang tidak hanya mengharap bantuan sosial dari penderma yang berkunjung atau mendapat bayaran sesama lansia yang mampu membayar dengan melakukan pekerjaana di panti untuk sesama penghuni panti yang sudah tidak mampu melakukan sesuatu nya sendiri . lansia bekerja untuk lansia.

2 minggu yang mengusik fikirku... Bagaimana kalau diberi umur panjang, namun tidak menikah tapi tidak pula dapat hidup bersama dengan partner, mungkin saja partner memilih menikah dan telah memiliki keluarga sendiri yang menjaganya. Keponakan kesayangan ku mungkin saja menjadi orang penting yang sibuk, sedangkan adik-adikku sudah cukup repot dengan cucu-cucu mereka... Akankah aku berakhir di panti wredha pula saat lansia?

Materi mungkin bukan hal yang kurisaukan mengingat pensiun dan asuransi kesehatan menemani hingga akhir hidup, mungkin aku dapat pula membayar panti wredha dengan pelayanan bagus dan fasilitas memadai, namun bagaiman dengan kesendirian, kesepian, kebosanan...aahh! Sepanjang 2 minggu yang akhirnya membuat ku berifikir tentang masa tua...

19.2.12

Karma

Jam setengah 3 malem...masih gak bisa tidur. Pasti efek ngopi ma Daniel tadi. Gini nih punya tubuh sensi, masuk zat apapun dikit aja, langsung bereaksi. Kalau udah gak bisa tidur gini, fikiran mulai deh ngelayap kemana-mana. Kaya film Quantum Leap, fikiran mulai meloncat dari waktu ke waktu yang pernah dilalui seiring ingatan yang muncul. Mulai juga deh menjumpai memori-memori, ide-ide, perasaan-perasaan yang sempat terlupakan.

Hening malam biasanya menyeret kita untuk meresapi apa yang telah terjadi dalam hidup, mencari-cari hikmah dari tiap kejadian yang disaksikan dan dialami, berusaha memaknai dan mengambil ibroh atas-nya. (Kedengarannya cukup waras, kenyataannnya nggak juga sih).

Di salah satu cerita perjalanan hidup, dunia per-facebook-an memiliki cerita dan hikmah tersendiri bagi ku. Empat tahun di dunia per-facebook-an lesbian, cukuplah melihat dan merasakan banyak hal yg terjadi baik di diri sendiri maupun yang terjadi pada orang lain. Sekarang NYARIS kebal dengan "kebuasan" belantara facebook .

Pertamakali menghadapi kebuasan facebook sempet shock, gila! bener2 kejam. Lebih kejam dari rumpian ibu-ibu arisan. Mergokin pacar selingkuh dengan temen fb sendiri! Udah gitu dia yang selingkuh eh kita yg difitnah. Haks! Setali tiga uang dengan si teman yang tega nusuk dari belakang, udah ngambil pacar orang kok malah dia yang gencar ngejelek-jelekin kita ???? Ada juga mantan yang suka memutar balikkan fakta demi nama baik (Nama baik di facebook ??? Entahlah, pengalaman mengajariku itu bukanlah hal yang penting :p ). Lalu teman yang berbalik memusuhi dan menghujat habis-habisan hanya karena gak ngikuti perintah2 nya. Heran... aku ini temennya atau anak buahnya sih??? Lalu sering melihat tingkah orang-orang yang suka banget nimbrung komen di status yang isinya jelas-jelas menghujat/menjelek2an orang lain, padahal dia lho gak tahu ujung pangkal ceritanya. Belakangan aku tahu...oh mereka itu anak buah. Kalau aku sih mending jadi bos untuk diri sendiri.

Dunia maya itu kejam Jenderal!

Sakit hati, sedih, stress. Saat itu pengeeeeen ngebales mereka, tapi mikir lagi,,bukannya malah bikin gak habis-habis cerita. Hingga akhirnya mulai berfikir sehat...yang waras ngalaaahhh. Tuhan gak tidur, setiap perbuatan pasti ada balasannya. Karma kata orang. Sok suci??? gak juga. Hanya pasrah pada Tuhan. Setiap orang beriman yang pasrah pasti menyerahkan semua pada kekuasaan Tuhan, bener gak?? ;)

Waktu berjalan..

Dan aku mulai melihat beberapa karma tampak, justru di saat aku sudah tidak begitu bernafsu membenci orang-orang yang dalam bahasaku yang SOK menjadi korban : orang2 yang telah menyakitiku.  Hadeeeehhhh....

Tapi bener lho... Yang menyakiti...disakiti, yang mengkhianati... di khianati, yang membohongi... dibohongi, yang menghujat... di hujat, yang psycho... kembali kesesama psycho, yang suka merebut dapetnya ya yang mirip2 gitu juga laahh, yang menghancurkan nama baik orang lain dengan fitnah, namanya sendiri tidak lantas putih bersinar. Weeeekkkkk... :p

Seorang teman lantas mengirim pesan : melihat kejadian ini aku semakin yakin Tuhan tidak tidur dan karma pasti datang.

Nah loh, aku gak sendirian kan yang berfikir tentang karma :D Tuhan memang tidak tidur. Aku mulai sadar Dia hanya sedang bekerja memisahkan, menyatukan, menguji, lalu mengumpulkan makhluknya sesuai dengan kwalitasnya. Kaya petani ngumpulin biji kopi.

Bagiku yang belajar berfikir waras, perih yang kurasa hanya efek dari pekerjaan Tuhan yang membawaku pada sesuatu yang lebih baik. Mungkin juga Dia sedang mengikis dosa-dosaku dengan perih2 kemarin( Aamiiiinn... mudah-mudahan). Aaaaahhh...aku akui aku gampang banget GeEr sama Tuhan. Bagi aku Dia tuh sayaaaaaaang banget sama aku, hihihihi....Habis udah banyak sih bukti kasih Allah SWT untukku. Mudah-mudahan gak ada yg cemburu atau merasa kurebut Tuhannya. :p

hupffffhhh...

Wah...udah setengah 4. Udah mirip sama hansip nih. Isi kepala udah keluar 1/2. Lumayan agak ringan ni kepala.Ok. Sekian catatan hari ini. Wassalam. :D


18Februari2012
Olive

18.2.12

Ala Hollywood

Dulu, kalo nonton film-film romantis Hollywood, udah bisa dipastikan aku bakal ngiri dengan adegan-adegan romantis yang aktor dan aktrisnya mainkan. Pertemuan romantis, perkenalan romantis, kencan romantis, bahkan sampai pertengkarannya pun romantis, itu tuh adegan pertengkaran yang kalo udah pada emosi ujung-ujungnya pada ngaku betapa mereka saling mencintai dan takut kehilangan satu sama lain, trus pelukan dan sayang-sayangan lagi. Oowwhhh...so sweeet. Kalo udah gitu aku mulai mengkhayal absurd pujaan hatiku berbuat seperti itu ke aku...duuuhhh manisnyaaa. ^_^

Itu duluuu, waktu aku belum kenal dengan si anak lebah. Sekarang, tiap nonton film-film romantisnya Hollywood yang ada rasa de javu. Ahay!. Apalagi dengan scene-scene romantisnya.

Sebut saja adegan romantis yang biasa muncul di film-film romantis ala Hollywood, misal : si cowok dan si cewek bersinggungan disuatu situasi yang kemudian terlupakan hingga beberapa waktu kemudian mereka bersinggungan lagi, ngobrol dan akhirnya terungkap bila mereka pernah berhubungan sebelumnya dalam suatu situasi. Uugghhh awal pertemuan aku begitu ma beibeb. Chatting sampai larut malam, becanda-becanda gitu. Atau adegan si cowok yang menetang semua aral dan menafikkan semua omongan orang lalu tetap memilih sang gadis pujaan karena merasa telah menemukan kepingan hati yang hilang di hati si gadis. Menjaga si gadis dari orang-orang yang hendak menyakiti. Meyakinkan si gadis kalau sekarang yang terpenting hanya mereka berdua, bukan orang lain yang memang bukan “sesuatu” banget dalam hidup mereka. Beibeb banget tuh! Menentang dunia maya demi keyakinan yang nyata. Huhuyy.. lagian orang-orang dunia maya ini,...maya = gak nyata = gak usah diambil pusing.

Waktu udah jadian, sering dunk liat di film-film si cowok buatin puisi-puisi indah sebagai ungkapan cinta buat si cewek, kalo beibeb plusss bikinin video klip lagu cinta yang manis-manis, baru-baru ini puisi dengan format mp4 yang bagi aku So sweet.. ^_^ Usahanya yang bikin aku merasa berharga dan di puja. Hehehe...

Favorit aku dari karya-karya beibeb yaitu tulisan-tulisan blognya, kadang ada hal yang gak dia ungkapkan langsung tapi tertuang lewat tulisan-tulisan di blognya. Hmmm...

Momen-momen romantis,,uuhhh banyak banget. Malang saksi bisu tuh. Makan malam romantis dan penuh kejutan, jalan-jalan seru dan konyol. Cara dia mempersiapkan semuanya sebelum aku datang, cara milih tempat nginap, cara milih tempat makan terutama untuk makan malam, full surprise dan cara dia manjain aku selama kami berdua...oowhh..so sweet.

Tapi ada satu hal yang ga mirip dengan adegan film Hollywood. Pertengkaran romantis.

Dalam hubungan kami jarang banget ada pertengkaran, sekalipun ada ya pertengkaran absurd. Absurd alasannya, absurd pula baikannya. Kalo pertengkaran romantis kan alasannya perselingkuhan, cemburu dengan cewek lain, yang serius-serius gtu lah, dan kalo udah pada emosi ujung-ujung nya pada ngaku betapa mereka saling mencintai dan takut kehilangan satu sama lain, trus pelukan dan sayang-sayangan lagi deh..

Nah kalo pertengkaran absurd alasannya absurd pula misal cemburu sama kucing -_- saat udah emosi yang ada aku nge-bully dia, mengolok-olok dia dengan sebutan bulet, idung strawberry atau bola daging, nah di-bully gitu yang ada dia malah cekikikan. Dia tuh makin di-bully makin girang, heran deh. Trus sayang-sayangan lagi deh kita. Baikan karena bully-an. Katanya aku kalo nge-bully nge gemesin. Hehehehehe...

Udah 8 bulan, tapi cara dia ngertiin aku udah kayak 8 tahun bareng. Cara kami berkomunikasi, tiap frase kata yang terucap, tiap mimik wajah yang terlihat, tiap gesture tubuh yang tampak semua tersambung baik. Cara dia mengimbangi sifat dan sikapku, luar biasa (terima kasih Tuhan dia suka cewek jutek kayak aku). Semoga semua ini selalu begitu hingga akhir jodoh kami.

Jadi sekarang kalo nonton film romantis yang terucap adalah...duuhh..kaya yang beibeb pernah lakukan ke aku ^_^



14Februari2012
Olive